Amie
Reading and Relax-
Pemimpin
Posted on July 3rd, 2009 1 comment1 Juli 2009
Waktu saya menyampaikan materi kepemimpinan, pertanyaan yang banyak muncul adalah pemimpin yang baik itu yang seperti apa ya ? pemimpin yang sukses itu seperti apa ya ? Tapi jarang yang bertanya, pemimpin yang benar itu yang seperti apa ya ? waktu saya sharing saya tanya, jika anda punya atasan lalu memberi anda fasilitas yang lebih, gaji yang besar, anda menilainya sebagai pemimpin yang baik atau yang benar ?
-
Penghargaan
Posted on July 2nd, 2009 No comments29 Juni 2009
Pada hari ini, Senin, saya mendapat kehormatan dapat duduk bersanding dengan Ibu Siti Chaeriyah, Kabid DisDik MenJur Kota Depok dalam sebuah seminar. Kelelahan jelas terlihat diwajahnya, meski demikian saya melihat beliau berupaya betul untuk menutupi kelelahan dengan senyumnya yang manis. Saat bersalaman tangannya terasa halus, dan lembut namun tegas, berbeda dengan tangan saya yang kecil, kurus, dan keras. Tutur katanya begitu lembut, penuh perhatian.
-
Kenaikan Kelas
Posted on July 2nd, 2009 No comments27 Juni 2009
Biasanya jika waktu ambil raport tiba, hatiku cemas tak keruan. Sebab aku tahu kapasitas anak-anakku sampai dimana. Anak pertamaku, adalah anak paling membuatku cemas sejak duduk dibangku SD hingga SMP. Bahkan saat pengumuman Ujian SMP setahun lalu, aku sudah mengiklaskan jika anakku memang harus mengulang, tetapi sungguh tak dinyana. Penentuan SMP itulah yang menjadi hari kebangkitan bagi anakku pada hari ini. Saat diumumkan dia Lulus SMP aku bersyukur karena aku tahu hal ini tidak mudah bagi anakku. Bukan masalah dia tidak pandai, tetapi lebih pada belum munculnya motivasi dari dalam dengan kesadaran penuh. Hadiah tidak berarti baginya, sementara hukuman bukan hal yang kusukai. Jadi, aku Cuma punya do’a semoga anakku sedang dalam proses pembentukan motivasi internal.
-
Guruku cintaku
Posted on July 1st, 2009 No comments24 Juni 2009
Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan Dosen saya hampir 20th yang lalu, dan saat ini beliaupun masih setia dengan dunianya, dunia mengajar. Saat pertama saya bertemu dengan Beliau, jabat erat saya rasakan penuh kasih seorang ayah, saya lihat binar matanya, tak terasa saya menangis.
-
Manajemen Waktu
Posted on July 1st, 2009 No comments23 Juni 2009
Sering ya, mendengar kata diatas saya sendiri memberikan materi ini dalam matakuliah character building. Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun, semua adalah waktu. Jika demikian sesungguhnya manajemen waktu adalah manajemen hidup. Pertanyaannya sudahkah kita mengorganisir hidup kita ? Pertanyaan yang cukup sulit, sebab biasanya sejauh saya amati, orangtua jarang membimbing anak-anaknya untuk mengorganisir waktu. Berapa banyak anak yang memiliki jadwal tanggungjawab harian ? Kalau adapun lebih karena keadaan terpaksa, misalnya karena tidak menggunakan tenaga pembantu dirumah, bukan merupakan pengetahuan yang dibagikan pada anak-anak. Anak belajar sendiri karena keadaan. Yang saya maksud, adalah upaya memberikan pengetahuan dengan sadar kepada anak-anak kita bagaimana mengorganisir waktu mereka.
Caranya ? yang sederhana adalah beri jadwal tanggungjawab harian, dan mingguan. Misalnya setiap anak bertanggungjawab atas kerapihan dan kebersihan kamar masing-masing. Mencuci piring dan gelas bergantian, membuang sampah, menyapu dan membersihkan ruang setelah bermain. Jika yang sederhana ini telah mampu mereka kerjakan, aplikasikan dengan tanggungjawab membuat PR, dan membaca. Jika ini terus dilakukan, sambil menjadi mentor manakala anak masih bingung menentukan skala prioritas kegiatannya, maka semakin dewasa anak semakin mampu mengelola dirinya yang terikat dengan waktu. Dan jika demikian bolehlah kita berharap anak akan memiliki ketrampilan mengelola hidup yang bermanfaat dan membahagiakan
-
Kerja adalah Belajar yang diimplementasikan
Posted on July 1st, 2009 No comments22 Juni 2009
Kerja adalah Belajar yang diimplementasikan, Belajar adalah Kerja mencapai hasil. Rasanya kita semua sepakat untuk mengawali pembahasan ini dengan prinsip Kerja dan Belajar Manusia. Sebab proses belajar yang menggunakan seluruh elemen manusia hanya terjadi pada diri Manusia, kalau Hewan mampu meniru atau mengikuti jejak manusia pastilah sangat terbatas pada lingkup dan cakupan kemampuannya. Saya sering bertanya pada siswa saya yang biasanya sangat terobsesi untuk bisa bekerja dalam arti menghasilkan uang. Mengapa Anda Bekerja ? Apa arti Kerja bagi Anda ? Umumnya jawaban prakmatis yang muncul, untuk dapat uang, dan bisa makan, serta memenuhi tuntutan hidup. Salah ? tidak dalam perspektif terterntu dan pada tataran praktis memang fungsi kerja adalah menghasilkan sejumlah uang atas pertukaran waktu, dan kompetensi. Ini seperti prinsip jual beli.
-
The Aims of Islamic Education
Posted on July 1st, 2009 No comments21 Juni 2009
Dalam sebuah seminar biasanya saya bertanya pada pendidik yang mengajar berbagai mata ajar. ” Bu, Ibu mengajar apa ? ” ” Ekonomi “, jawabnya. ” Boleh bantu saya bu, apa tujuan Ibu mengajar Ilmu ekonomi “. Ibu itu kemudian menjelas dengan gamblang, semua yang ada dalam Tujuan Umum, dan Tujuan Instruktional. Tidak salah kiranya jika siswa disana memenangkan berbagai lomba, sebab sang guru sangat piawai dalam menjabarkan pengetahuan dengan sangat detail. Selesai Ibu guru yang cantik dan pintar ini menjelaskan, saya kembali bertanya. ” Andaikan siswa Ibu menguasai seluruh materi yang telah Ibu ajarkan, apa jadinya ? “. ” Dia akan pintar dan lulus, jawabnya. ” Lalu apa tujuan Ibu mengajar Ilmu ekonomi ?”. ”Supaya pintar, dan lulus, Bu. ” jawabnya dengan mimik yang aneh mendengar pertanyaan itu saya ulang. ” Apa guna Ilmu ekonomi dalam kehidupannya ?” tanya saya kemudian. Lalu saya coba bertanya juga pada teman-teman lain, apa guna kita belajar matematika ? apa tujuan kita belajar matematika ? apa guna kita belajar kimia, fisika, biologi, dan apa tujuan kita mempelajarinya ? Mm, pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya membutuhkan keseriusan.
-
Proses Kreative
Posted on July 1st, 2009 No comments20 Juni 2009
Proses Kreative, bermula dari empati terhadap lingkungan, kemauan untuk mencari solusi, dan menjual solusi untuk digunakan. Itu yang saya dapat dari presentasi tentang Kreatifitas, seorang Division Head, Rubiyanto saat mendampinginya memberi kuliah umum di kampus tempat saya mengajar
Tidak ada satu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan secara detail dan jelas bagaimana proses kreatif berlangsung, faktor-faktor apa yang mempengaruhi munculnya kreatifitas. Yang dapat dilakukan adalah menggunakan daya pikir seoptimal mungkin, membuka kemungkinan peluang semungkin-mungkinnya, dan berorientasi memecahkan masalah.
Bagi saya ada yang penting diperhatikan, kreatifitas harus memiliki nilai kebaikan, dan tujuan untuk kebaikan, bukan semata-mata kreatif. Persoalan Ide, selain memiliki nilai positif juga dipengaruhi oleh seberapa mampu Anda meyakinkan orang bahwa gagasan anda berguna baginya, mendatangkan manfaat dan memecahkan problemnya. Lengkapi ide anda dengan data yang mendukung, bangun argumen yang dapat diterima sesuai karakternya, lakukan pendekatan sebagai pemecah masalahnya.
-
Penulisan Tugas Akhir
Posted on July 1st, 2009 No comments19 Juni 2009
“Aduh… Ibu saya pusing”, kata siswa saya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “Bu. Gimana sih ? kok susah amat ya bikin Tugas Akhir.” Salah lagi, salah lagi… kapan benarnya Bu,.. ” Andai dia masih kecil, mungkin dia akan menangis. Saya tertawa saja… melihatnya, he..he… ternyata sulit ya membuat Tugas Akhir. Saya tidak tahu, dari hasil pengamatan saya, memang ada anak yang mampu membuat Tugas Akhir dengan mudah tapi ada yang sulit. Mengapa ya. ?
-
Empati
Posted on June 20th, 2009 No comments18 Juni 2009
Satu kali anak saya akan pergi Rihlah dengan teman-teman sekolahnya. Saat kami berbincang-bincang, saya tanya. ” Berapa biaya yang dibutuhkan untuk Rihlah ? “. “Tidak ada tambahan, Ma, sudah termasuk dalam kegiatan sekolah”. “Alhamdullilah “. Jawab saya. Tetapi, siang kemudian anak saya kirim sms, ” Ma, ternyata ada tambahan biaya 40 ribu, untuk makanan tambahan , apa mama punya uang ? “. Read the rest of this entry »




Komentar Terkini